
Saat Hujan Turun, Kepedulian IKA Unhas Sulbar Tak Ikut Redup
Hujan turun sejak pagi, Jumat, 6 Februari 2026, membasahi Jalan […]
Hujan turun sejak pagi, Jumat, 6 Februari 2026, membasahi Jalan Bumi Manakarra Mamuju. Langit tampak kelabu dan udara terasa dingin. Sebagian orang memilih bertahan di rumah, menunggu hujan reda. Namun bagi sebagian lainnya, hari tetap harus dijalani seperti biasa.
Di tengah suasana itu, sejumlah alumni Universitas Hasanuddin yang tergabung dalam IKA Unhas Sulawesi Barat tetap bergerak. Beberapa di antaranya mengenakan baju merah, warna yang identik dengan Universitas Hasanuddin, tampak mencolok di bawah langit abu-abu. Dengan langkah pelan, mereka membawa kotak-kotak makanan untuk dibagikan dalam program Jumat Berkah.
Beberapa ibu dan bapak dari keluarga ekonomi ke bawah yang jadi sasaran Jumat Berkah berdiri menunggu. Angin dan hujan membuat pagi terasa lebih berat. Seorang ibu paruh baya menerima satu kotak Jumat Berkah. Ia menggenggamnya erat dan mengucap syukur pelan, “Alhamdulillah.” Suaminya yang berdiri di samping hanya mengangguk. Sejak hujan turun, penghasilan hari itu hampir tak ada. Kotak sederhana itu cukup untuk menguatkan hari mereka.
Pagi hari ini, sebanyak 122 kotak Jumat Berkah disalurkan kepada masyarakat nelayan, warga yang membutuhkan, serta anak-anak di Panti Asuhan Muhammadiyah. Kegiatan berlangsung tanpa acara khusus. Tak ada panggung atau pidato. Yang ada hanya sapaan singkat, senyum sederhana, dan rasa saling peduli.
Program Jumat Berkah menjadi salah satu cara IKA Unhas Sulawesi Barat tetap dekat dengan masyarakat. Sekretaris IKA Unhas Sulbar, Hasanuddin Haruna, mengatakan kegiatan ini diupayakan berlangsung rutin. “Kami berencana melaksanakan Jumat Berkah setiap pekan. Jika belum memungkinkan, setidaknya dua kali dalam sebulan, pada pekan pertama dan pekan kedua,” ujarnya.
Menurut Hasanuddin, kehadiran yang rutin jauh lebih berarti daripada kegiatan yang besar tetapi jarang. Bagi masyarakat yang hidupnya bergantung pada cuaca dan kesempatan, perhatian kecil yang datang secara konsisten sangat berarti.
Ketua IKA Unhas Sulawesi Barat, Muhammad Idris, juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kepedulian alumni. Ini adalah salah satu bentuk keterlibatan IKA Unhas Sulawesi Barat dalam melakukan kebaikan di tengah masyarakat, katanya.
Menjelang siang, hujan perlahan mereda. Baju-baju merah itu mulai menjauh dari menuju rumah dan kantor masing – masing, kotak-kotak telah habis terbagi. Jalan masih basah, namun suasana terasa lebih hangat. Di Mamuju, Jumat pagi ini meninggalkan pesan sederhana bahwa di tengah keterbatasan, kepedulian selalu bisa hadir dan selalu punya arti.



